Sekadar Rindu

Memang tak ada habisnya bila bercerita tentang rindu
Selalu saja ada kata rindu yang tak lepas dari setiap cerita hidup yang pernah dialami dan dirasakan
Terkadang yang menyebabkan rindu berdatangan itu.. karena kita mengingat kenangan
Rasanya sedikit sesak, seakan ada yang mencekam di dalam saluran pernapasan

Rindu dapat menyapa saat menyendiri dalam kesepian, bahkan saat turun hujan
Tetesan  hujan seakan-akan itu adalah tetesan kenangan yang menggumpal menjadi kerinduan

Walau rindu sudah dibuang, ditenggelamkan  dalam ruang angan terdalam
Tapi kapanpun itu, rindu pasti datang

Ada yang ketika rindu hanya cukup melihat fotonya saja sudah merasa tenang
Ada yang ketika rindu, ia langsng saja mengajak untuk bertemu
Ada yang ketika rindu, hanya melamun membayangkan yang dirindukannya
Ada yang ketika rindu, malah sengaja tidur dan berharap ketika bangun rindunya sudah terbalaskan
Bahkan ketika rindu, ada yg sampai menangis tersedu
Dan ada yg ketika rindu, cukup mendo’akanya berharap org yang dirindukannya selalu baik-baik saja

Merindukan atau dirindukan itu… sama-sama menyakitkan
Merindukan seseorang yang terhalang oleh jarak dan waktu itu… Hanya bisa menunggu, menunggu waktu yang tepat agar berakhir menjadi temu

Proses

Terkadang langit yang begitu cerah
Bisa berganti dengan hadirnya mendung
Layaknya sebuah perasaan yang sedang bahagia
Namun berubah menjadi keadaan yang sangat buruk

Gelap gulita yang di selimuti oleh kabut
Tanpa ada cahaya sedikitpun
Seolah menjadikannya masalah
Dengan tak mencari akhir dari ceritanya

Hujan
Kau adalah kesempatanku tuk merindukan seseorang
Dimna ketika perasaan yang tak sanggup diungkapkan
Kan kutulis menjadi kata yang manis

Terdengar suara petir
Yang memecahkan kesunyian
Mewakilkan akan amarah yang kulampiaskan
Kilatan cahayanya, membuat tangan bergetar dan jantung berdegup kencang

Tantangan

Hujan dan Masalalu

Keadaan sedang tak baik
Butiran hujan diiringi tangisan
Rindu yang hadir
Menggebu-gebu sampai kalbu

Tak ada yang mengundangnya tuk datang
Dia yang memaksa saat hujan tiba
Ya, masa lalu yang kala itu datang
Sudah hujan petir, malah hujan pipi yang tak henti-henti

Kenyataan pahit yang sakit
Ada pepatah berkata
Hidup itu dijalani
Bukan tuk berlari

Oh Tuhan
Sesungguhnya aku suka hujan
Mungkin hanya kali ini saja tidak
Karena masalaluku terulang

Hujan yang membawa kenangan
Terbanjiri rasa pahit yang mendalam
Banyak kejadian yang meprihatinkan
Perihal hati yang tak kunjung senang

Candu

Aku selalu tertawa
Aku selalu bahagia
Tanpa menyembunyikan rahasia
Tanpa memikirkan pahitnya derita

Senyumanmu yang terlintas dalam ingatanku
Mengakibatkan datangnya rindu
Yang menjadikannya racun bagi kalbu
Yang menjadikannya candu bagi hidupku

Sudah kucoba jinakkan rasa rindu
Sudah kuhilangkan khayalan palsu
Namun candu dalam diriku
Ingin selalu melihat dirimu

Keraguan yang menyerbu
Menjadikannya diam membisu
Dalam kesunyian kusendiri
Hanya aku yang mengalami pahitnya rasa hati

Khayalanku selalu tentang dirimu
Perlu di rehabilitasi agar tidak candu
Agar sadar diriku, bahwa kamu
Takkan pernah menjadi milikku

Konten Video?

Kebingungan mencari konten Youtobe?

Berikut beberapa ide untuk membuat konten Youtobe

1. Ada niat
Dalam membuat video harus ada niat terlebih dahulu, jika tidak maka dalam membuat proses video tidak akan terlaksana dan juga harus ada niat untuk mengedit video dengan tingkat kesabaran yang tinggi.

2. Pikirkan barang apa atau kemampuan
yang dapat dibuat konten, misal :

– Mempunyai barang baru langsung saja dijadikan konten dengan judul Unboxing atau juga bisa me-review barang tersebut.

– Hobi bermain game, bisa langsung dijadikan konten dengan bermain dengan orang lain agar terlihat seru.

– Mempunyai hobi membuat kata-kata manis juga sebenarnya bisa dijadikan konten. Misal membuat puisi atau juga musikalisasi puisi.

– Mempunyai orang untuk dijadikan bahan prank teks , itu bisa dijadikan konten.

– Suka makan banyak bisa dijadikan konten video. Atau hanya sekadar kuliner jajanan bisa juga menjadi konten video.

– Hobi membuat lelucon bisa dijadikan konten video ,membuat parody atau prank di tempat umum.

Cimeunyan

Sebuah desa dengan jumlah 23 RW. Dengan beratus-ratus warga , pada tanggal 17 Agustus kemarin telah melakukan upacara bendera merah putih dengan rutinitas warga yang setiap tahun membawa jampana untuk arak-arakan.

Setiap Rw diwajibkan membawa karya untuk nantinya di nilai oleh juri. Diantara beberapa rw mempunyai ciri khas yaitu Cicayur ciri khasnya dengan sayuran-mayur yang segar .

Bermacam-macam sekali karya-karya yang dibawa oleh masing-masing desa. Ada yang membawa naga besar yang terbuat dari kayu, patung Ir. Soekarno, kereta-kereta apian, dan masih banyak lagi.

Mereka berkumpul di lapangan besar,walaupun sangat besar lapangan yang ditempati tapi masih ada saja warga yang tidak kebagian tempat untuk berdiri.

Banyak sekali kesempatan bagi para pedangang, mulai dari yang berjualan bakso, rujak, sosis bakar, es kelapa muda, cimol dan lain sebagainya.

Setelah melakukan aksi arak-arakan dan di nilai oleh dewan juri. Keputusan pemenang diumumkan.

Menjadi Lebih Baik

Banyak sekali tantangan dalam hidup ini
Aku merasa bahwa diri ini belum benar
Masih merasa memiliki banyak dosa
Memikirkan diri sendiri saja masih berantakan

Aku yang nakal tak bisa terus begini
Aku yang malas tidak bisa hanya diam
Harus berubah menjadi lebih baik

Renungan selalu muncul
Ketika aku sedang mendapatkan cobaan
Setelah itu, tetap kembali menjadi pemalas
Ada yang aneh dalam diri ini

Setelah ku terlusuri
Ternyata aku sendiri yang salah
Aku yang tidak bersyukur dengan segala hal
Aku yang lalai dalam menjalankan ibadah

Niatan ku menjadi lebih baik selalu ada
Semoga nanti lebih bersyukur dengan segala keadaan
Tanpa mendengar perkataan orang lain
Tentang mencaci dan memaki



Quotes

” Perjuangan akan berakhir bahagia jika kesabaran dan kekuatan hati ikut serta dalam memperjuangkan “

” Jangan mudah menyerah dalam memperjuangkan sesuatu, cobalah untuk yakin bahwa akhir dari perjuangan akan berhasil “

” Jika memang layak untuk diperjuangkan, maka perjuangkanlah “

” Sepahit-pahitnya perjuangan, akan ada rasa manis yang muncul dari akhir perjuangan “

” Mengeluh boleh, tetapi hidup harus tetap dijalani “

Sepasang Gelang Yang Menyatukan Lutung Kasarung dan Purbasari

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang putri bernama Purbasari. Dia merupakan anak bungsu dari Prabu Tapa Agung yang merupakan raja Kerajaan Pasir Batang. Purbasari memiliki enam orang kakak perempuan yaitu Purbararang, Purbadewata, Purbaendah, Purbakancana, Purbamanik dan Purbaleuih.

Purbasari sangat baik sifat dan kelakuannya. Purbasari memilki paras yang cantik dan rupawan. Suatu hari Purbasari bertemu dengan seorang nenek tua yang jatuh ke Sungai, Purbasari menolongnya dan diberi imbalan berupa gelang. “Nenek tidak apa-apa? “. “Nenek tidak apa-apa nak, ambilah gelang ini nak (sambil menyodorkan tangan kepada Purbasari)”. “Tidak usah nek, aku senang membantu orang”. “Baik hati sekali kamu nak, tapi ambilah, suatu hari nanti kamu akan membutuhkan benda ini dan jangan kamu lepas sampai nanti kamu temukan satu pasang gelang lagi”. Baiklah nek (mengambil gelang tersebut)”. Baru saja akan mengucapkan terimakasih,nenek tua itu sudah hilang. “Kemana nenek itu pergi (ekspresi terkejut)”. “Apa yang dimaksud dengan perkataan nenek tadi ya? Aku tidak mengerti, tapi tidak apa mungkin suatu hari nanti aku akan mengerti”.

Purbasari memiliki seorang kakak sulung bernama Purbararang yang bersifat jahat, kejam, dengki,iri hati kepada siapapun walaupun memiliki paras cantik .

17 tahun kemudian
Setelah bertahta dalam waktu yang cukup lama, Prabu Tapa Agung berniat turun tahta. Dia menunjuk Purbasari untuk melanjutkan kepemimpinannya. Sang Prabu telah mengamati selama puluhan tahun bahwa Purbasari adalah sosok yang paling pantas menggantikannya, bukan Purbararang walaupun Purbararang adalah anak sulungnya. Dihadapan seluruh pembesar kerajaan dan juga ketujuh putrinya raja, Prabu Tapa Agung menyerahkan takhtanya kepada Purbasari. Prabu Tapa Agung lantas meninggalkan istana kerajaannya untuk memulai hidup barunya sebagai pertapa.

Purbararang tidak terima kalau adik bungsunya yang menjadi pemimpin kerajaan. Akhirnya Purbalarang menghubungi Indrajaya tunangannya untuk pergi ke nenek sihir agar melukai Purbasari.

Purbasari sedang bermain dengan kupu-kupu di halaman istana, tiba-tiba Purbararang menyemburkan boreh keseluruh badan Purbasari yang sedang duduk di halaman istana. Boreh adalah zat warna hitam yang terbuat dari tanaman yang diberikan oleh nenek sihir. Dengan sangat cepat seluruh tubuhnya muncul bercak-bercak hitam.

“ Orang yang dikutuk hingga memiliki penyakit mengerikan ini tidak pantas menjadi Ratu kerajaan Pasir Batang. Sudah seharusnya dia diasingkan ke hutan agar penyakitnya tidak menular.” Kata Purbararang.

Purbasari menangis, tidak menyangka semua anggota kerajaannya mengusir dia dikarenakan jelek dan bau. Purbasari diasingkan ke hutan. Di bawah pohon yang rindang Purbasari masih terisak menangis dan kemudian gelang yang ia pakai bertahun-tahun yang diberikan nenek tua berubah wujud menjadi peri kecil. Purbasari terkejut dengan berubahnya gelang itu. ” Purbasari janganlah kau menangis, aku disini akan membantumu karena dahulu kamu telah membantu majikanku”. Purbasari akhirnya tidak menangis lagi, dan ia mulai mengerti ucapan dulu yang pernah nenek itu katakan.

Purbasari dan peri mencari tempat untuk rumah. Purbasari mengumpulkan kayu sedangkan peri kecil membuat anyaman dari daun. Setelah beres membuat rumah Purbasari dan peri berdiam di dalam rumah. ” Purbasari, aku akan menolongmu menjadi cantik lagi tapi kamu harus menemukan pasanganku, begitu pula dengan menemukan pasanganku kamu juga akan menemukan pasangan hidupmu”. ” Dimanakah aku akan menemukan pasanganmu wahai peri? “. ” Peri juga tidak tahu harus mencari kemana”.

Di khayangan sedang terjadi masalah besar
Pangeran Guru Minda ingin menikah dengan wanita secantik ibunya Sunan Ambu. ” Jika memang ingin menemukan wanita secantik ibu, kamu harus mencarinya ke dunia manusia dengan menjelma sebagai lutung ( ucap ibunya) “. Pangeran menyetujuinya dan dikutuklah menjadi lutung kasarung. Pangeran hanya dibekali satu gelang untuk menuju dunia manusia .

Kerajaan Pasir Batang sedang  membutuhkan hasil buruan untuk dijadikan kurban. Kebetulan lutung kasarung mendengar perkataan Purbararang, langsung saja lutung kasarung sengaja muncul agar diburu dengan tujuan ingin mengetahui ada tidaknya wanita cantik dan baik hati di kerajaan tersebut.

Setelah di kerajaan, lutung kasarung salah menduga bahwa ratu yang ada di kerajaan itu sangatlah kejam. Lutung kasarung mengamuk dengan alsan ingin memberi pelajaran kepada ratu nya yaitu Purbararang. Purbararang meminta Uwak Barata untuk menjinakan Lutung Kasarung. Anehnya saat Uwak Batara maju ke medan laga, Lutung Kasarung seperti tidak berniat menyakiti Uwak Batara. Bahkan saat Uwak Batara menangkapnya Lutung Kasarung tidak melawan. Purbararang segera meminta Uwak Batara membuang Lutung Kasarung ke hutan dimana Purbasari diasingkan. Dia menghendaki Purbasari tewas dimangsa Lutung Kasarung yang dianggapnya sebagai hewan buas.

“Sudah satu bulan ,kita belum temukan pasanganmu peri”. ” Bersabarlah Purbasari”.

Ketika kandang lutung kasarung dibuka, langsung saja lutung kasarung lari dengan cepat. Ketika lari, gelang yang ia pakai menjelma menjadi raja kecil. Seketika lutung kasarung berhenti berlari .” Kamu siapa?”. ” Aku adalah gelang yang kamu pakai wahai Pangeran,aku yang akan membantumu mencari wanita cantik itu”. ” Apakah kamu tahu dimana wanita itu berada”?. ” Tentu saja pangeran, karena pasanganku bersama wanita itu, mereka ada disekitar hutan ini juga”.

Pangeran coba kamu lihat, disana ada gubuk kecil. Mungkin wanita cantik itu ada disana bersama pasanganku. Wahai puteri apakah kau ada di dalam sana?”.

“Peri kemana lagi kita mencari, lebih baik kita kembali ke gubuk dulu. Besok kita mencari lagi”.

“Raja, sepertinya lutung tidak menemukan jejak wanita cantik disini”. ” Tapi pangeran, aku semakin merasa yakin bahwa mereka ada di sini. Pangeran itu dia, pasanganku dan itu wanita cantik yang kamu cari”.

Seketika lutung kasarung berlari, seakan-akan memangsa Purbasari. Aaaaaa , Purbasari teriak ketakutan. ” Tidak-tidak, aku takkan memangsamu melainkan aku akan melamarmu”. Purbasari merasa heran dengan keadaan. ” Purbasari itu pasanganku, sekarang kamu telah berhasil menemukan pasanganku dan aku akan membuatmu menjadi wanita cantik kembali”.

Terimakasih peri kamu telah membuat wajah dan seluruh badanku kembali normal,ucap Purbasari. Terimakasih raja kecil, kamu telah menemukan pasangan hidupku dan aku telah berubah kembali menjadi pangeran,ucap lutung kasarung.

Setelah itu Purbasari dan Pangeran Guru Minda bersama pulang ke Kerajaan Pasir Batang, untuk meminta restu dari kakak-kakaknya. Sedangkan peri dan raja kecil pergi ke alamnya bersama.

“Tuan puteri sembuh, tuan puteri datang”. Warga kerajaan bersorak senang dan meminta maaf karena sudah menyesal mengasingkan Purbasari ke hutan.

Purbararang terkejut, kenapa bisa sembuh dan siapa pangeran tampan itu?.

Tidak usah kaget dan risau begitu, aku kesini hanya ingin meminta restu dari jalian semua. Setelah ini aku akan pergi ke khayangan bersama Pangeranku.

Semuanya merestui, hanya Purbararang yang tidak setuju karena memiliki sifat iri dan dengki. ” Sudahlah tuan puteriku, kakakmu yang satu ini tidak akan pernah berubah menjadi baik, maka langsung saja kita pergi ke khayangan. Aku tidak mau kamu tersakiti disini,ucap Pangeran”.

Akhirnya Purbasari dan Pangeran Guru Minda hidup bahagia.

Kepastian

Bukan alay bukan lebay
Ini perihal hati yang tersakiti
Kapan kau memberi jawaban
Ketika aku tanya kenapa kau paggil “sayang”?

Jika memang niat datang ke hati itu pasti
Harusnya kau beri kepastian
Jangan hanya datang
Memberiku luka dengan kepalsuan hati

Aku tidak akan merasa terbang
Kalau kau tidak merayu dengan puisi romantis
Aku tidak akan merasa terbang
Jika kau tak menghubungiku setiap saat

Kan kubalas puisi romantis kau
Dengan puisi kejujuran
Sudah saatnya kau pergi saja mulai detik ini
Perasaan yang tak guna ini akan ku pudarkan

Sudah terlanjur hati tersakiti
Dengan candaan kau yang membawa terbang hati
Tanpa kepastian kau langsung pergi
Tanpa kau sadari
Kaulah yang menyakiti hati